Thursday, May 28, 2015

Keguguran

Posted by engi at 10:12:00 AM

Minggu lalu adalah minggu terberat dalam hidupku, secara fisik dan mental. Aq saat itu hamil 7 minggu 6 hari, anak pertama kami. Dan aq harus menyerah pada takdir Tuhan untuk merelakan dia pergi...

Rabu, 20 Mei, 2015
Aku belanja ke Lotus supermarket, makan siang di Ajisen ramen. Kira2 jam 3, belanja udah selesai n pengen langsung pulang, tapi kebelet pipis. Akhirnya pipis di toilet KFC, pas nge-wipe ada lendir coklat di tisu. Hatiku mulai merasa gak enak. Akhirnya searching di internet, banyak orang yang mengalami, tapi bukan hal yang serius.

Kamis, 21 Mei, 2015
Pagi2 keluar darah coklat, agak siang malah keluar darah merah. Aku akhirnya text Bebe, bilang kejadiannya. Akhirnya dia minta ijin off dari tempat kerja n nganterin aku ke rumah sakit. Setelah sampe di rumah sakitm dokter bilang ini bisa berbahaya karena darah yang keluar lumayan banyak. Dia menyarankan ambil tes USG untuk cek keadaan bayiku. Hasil USG menyatakan tidak ditemukan detak jantung si bayi. Tapi dokter belum yakin apakah bayiku sudah tiada di dalam sana ato alat sonogramnya belum bisa mendeteksi detak jantung si bayi karena baru 7 minggu.
Dokter bilang jika bleedingnya tambah banyak, esok harinya aku harus balik ke rumah sakit. Jika pendarahannya berhenti, maka aku harus balik ke rumah sakit unyuk cek seminggu lagi. Lalu dokter juga kasih aku obat untukmenguatkan bayinya.
Pendarahanku tambah banyak, malam harinya aku mengalami kontraksi. Kram hebat, seperti kram yang kualami tiap bulan karena aq memiliki Adenomyosis di uterusku. Tapi bedanya, sakitnya kali ini gak berhenti sama sekali. Menstrual painku biasanya paling sakit bertahan cuma 2 jam dalam sehari, tapi kali ini berlangsung terus menerus. It was a labor pain, it was terribly painful! Aq coba beberapa pose yoga yang biasanya membantu meringankan menstrual pain ku, baru 5 menit aku udah gak tahan saking sakitnya. Bebe terlihat bingung melihat aq kesakitan, dia cuma memelukq dengan wajah sedih.
Aku pindah ke tempat tidur, coba child pose selama beberapa menit, cukup membantu meringankan rasa sakitnya. Beberapa menit kemudian sakitnya semakin parah ditambah muntah2. Setelah itu aku cuma bisa berbaring kesakitan sampai dini hari, sekitar jam 2 an akhirnya aku tertidur.

Jumat, 22 Mei, 2015
Sekitar jam 7 pagi aq terbangun, rasa sakitnya hilang. Aku coba turun dari tempat tidur , lalu aq merasa ada sesuatu yang merosot turun dari V ku, bergerenjal. Aku berjalan cepat ke kamar mandi, sesuatu itu keluar dan jatuh di sanitary padku. It was my baby's placenta and tiny embryo. I cried so hard  I scream to my Bebe that I lost our baby. He cried and said "I'm so sorry Baby" so many times.
Masih sambil menangis aku minta dia ambil zip lock plastic bag buat bungkus babyku karena aku masih gak tau musti diapakan remainsnya. It looks like meat lump, it just 7 weeks you cant really see anything. Aku simpan di fridge buat sementara, karena aku harus ke rumah sakit. Sekitar jam 1 kami ke rumah sakit, perutku sudah tak begitu sakit lagi. Aku bilang ke dokter kalo aku keguguran. Dia kirim aku ke ruang USG, hasil menunjukkan kalo embryo bayiku sudah tak ada, tak ada plasenta yang tersisa, it was complete miscarriage, jadi gak perlu di curette untuk membersihkan rahimku. Tapi nampak ada blood cloth yang harus dikeluarkan, kata dojter bisa keluar sendiri gak perlu obat. Kram ringan berlanjut sampe malam.
Kami pun sangat bersedih...

Sabtu, 23 Mei, 2015
Kram berat seperti keguguran lagi, sepanjang hari tak ada hentinya, ditambah mual2. Aku minum ibuprofen tapi tak mempan sama sekali, sakitnya tak mau pergi. Labor pain berlanjut sampai esok harinya, aku tsk bisa tidur karena terlalu sakit.

Minggu, 24 Mei, 2015
Rasa sakit masih berlanjut, seharian. Baru di sore hari aku lihat semacam selaput keluar, setelah itu sakitnya mulai berkurang.

Senin, 25 Mei, 2015
Masih sakit, level Adenomyosis menstrual pain tapi tidak terlalu intense. 8/10 scale. Kram berat, anus rasanya mo copot, pantat sakit, pinggang rasanya mo patah. Tiap kali aku coba makan pasti mau muntah. Aku sudah kehilangan 2 kg.

Selasa, rabu sakitnya mulai berkurang. Aq sudah mulai bisa jalan. N mulai bisa makan. Thank God...

Keguguran itu sakitnya gak hanya di hati karena rasa kehilangan, tapi juga di badan karena berasa melahirkan berhari2. Aku belum pernah merasakan rasa sesakit ini. Hari ini, aq masih merasa lemas tapi rasa sskit sudah mulai hilang. Tapi badan berasa meriang.. Benar kata dokter, aku harus bedrest seminggu. Tapi kemaren aku maksa bersihin rumah yang kayak kapal pecah karna udah 5 hari aku sakit. Walhasil aku ngerasa gak enak badan lagi 😟

I feel sad n tired physically..
I love you my little blueberry... Goodbye my little one...

0 comments:

Post a Comment

Please Leave A Comment... Thanks!

 

I Like It!!! Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review